Advertisement

HOAKS: Prabowo Minta Kader PDIP yang Tidak Ikut Retreat di Magelang Agar Mundur

Newswire
Rabu, 26 Februari 2025 - 14:57 WIB
Maya Herawati
HOAKS: Prabowo Minta Kader PDIP yang Tidak Ikut Retreat di Magelang Agar Mundur Unggahan yang menarasikan Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya. Faktanya, video dalam unggahan tersebut saat Harlah Ke-102 NU, Rabu (5/2 - 2025) menyatakan dirinya tidak segan menindak anak buahnya yang tidak bekerja serius. (X)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Beredar unggahan video di media sosial X yang menarasikan Presiden Prabowo Subianto meminta mundur kepala daerah yang tidak ikut retreat di Magelang, Jawa Tengah. Bahkan Prabowo disebutkan akan menindak kepala daerah yang baru saja dilantik jika sulit untuk diajak bekerja sama.

Di sebelah video pidato Prabowo, terdapat tangkapan layar berita yang berjudul “Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur”.

Advertisement

Berikut ucapan Presiden Prabowo dalam video di unggahan tersebut: “Sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak.”

Namun, benarkah Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya? Berdasarkan penelusuran, video Prabowo tersebut serupa dengan video di YouTube KompasTV yang berjudul Prabowo: Siapa yang Ndablek Akan Ditindak. Dalam keterangannya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di hari lahir Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyebut siapa yang tidak ikut aliran besar dalam pemerintahan akan ditindak.

BACA JUGA: Awal 2025, Sebanyak 143 Warga Gunungkidul Terserang DBD, Belum Ada Korban Jiwa

Pencarian dilakukan menggunakan mesin pencari untuk mencari berita yang berjudul Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur, namun tidak ada berita dengan judul seperti di tangkapan layar unggahan tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa kepala daerah yang tidak dapat hadir dalam pembekalan di Magelang, selama 21 sampai dengan 28 Februari 2025 tetap diminta mengikuti gelombang berikutnya. Dengan demikian unggahan itu tidak benar alias termasuk kabar hoaks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Kasus 2 PNS Berselingkuh dan Mesum di Toilet Pemkab Gunungkidul, Sanksi Menunggu Instruksi Bupati

Gunungkidul
| Rabu, 26 Februari 2025, 21:47 WIB

Advertisement

alt

Digelar 7-10 Agustus 2025, Jogja Fashion Week Edisi 20 Tahun Dibikin Meriah

Hiburan
| Rabu, 26 Februari 2025, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement