Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Oralit. / Antarafoto
JOGJA—Saat berpuasa di bulan Ramadan, tak sedikit orang yang mencari cara agar bisa menahan haus dan kuat puasa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah minum segelas oralit.
Sahur dengan minum oralit sempat menjadi tren beberapa waktu belakangan. Cairan ini diklaim bisa mencegah dehidrasi selama puasa.
BACA JUGA: Kisah Seribu Candi Jadi Legenda, Ini Fakta Jumlah Candi di Kompleks Prambanan
Oralit adalah obat berbentuk larutan yang berfungsi menggantikan cairan serta elektrolit tubuh yang hilang akibat kekurangan atau kehilangan cairan. Lantaran fungsinya untuk mengatasi dehidrasi, obat ini umumnya direkomendasikan bagi orang-orang yang menderita demam atau diare.
Namun, belakangan oralit juga diklaim bisa mencegah haus saat puasa dan membuat badan tetap segar. Apakah benar oralit aman dikonsumsi saat sahur selama puasa?
Dilansir dari Cekfakta.com, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Ari Fahrial Syam angkat bicara soal viral minum oralit saat sahur di bulan puasa Ramadan. Ari menekankan bahwa kegunaan oralit adalah untuk mengatasi dehidrasi dan bukan mencegah.
“Jadi, kalau kita mengalami dehidrasi, maka kita mengonsumsi oralit. Namun, [oralit] bukan untuk mencegah dehidrasi,” kata Ari.
BACA JUGA: Ini Aturan Berbuka Puasa di Dalam Kereta Bandara YIA
Serupa, dokter Telinga Hidung Tenggorok (THT) Muslim Kasim menjelaskan oralit tidak bisa mencegah haus saat berpuasa. Seperti diberitakan Antara, menurutnya, narasi oralit bisa membuat tahan haus adalah keliru.
"Sifatnya Oralit adalah oral rehydration [larutan rehidrasi]. Jadi kalau kita mengalami dehidrasi maka kita mengonsumsi oralit, tapi BUKAN utk Mencegah Haus!," demikian isi keterangan dokter Muslim Kasim yang dimuat di akun Instagram resminya @dr.muslimkasim pada 24 Maret 2023.
Ia menjelaskan oralit merupakan obat yang terdiri dari campuran air, gula, dan garam. Namun, jika terlalu banyak mengonsumsi oralit, ada efek sampingnya, terutama bagi penderita diabetes dan hipertensi.
"Oralit jika dikonsumsi berlebihan, padahal tubuh tidak kekurangan elektrolit atau tidak mengalami dehidrasi selama puasa, justru bisa berbahaya. Minum oralit berlebihan dapat menyebabkan kadar elektrolit dalam tubuh lebih tinggi dari ambang normal dan menyebabkan mual muntah serta mengganggu kesehatan," ujar dokter Muslim Kasim.
Dengan demikian, informasi yang disebarkan terkait oralit bisa mencegah dehidrasi saat puasa merupakan narasi yang menyesatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.