CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Dicampuri Chip Dapat Melacak Orang, Benarkah?

Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
20 Januari 2021 09:47 WIB Fitri Sartina Dewi Cek Fakta Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Publik sempat dihebohkan dengan video yang beredar di media sosial mengenai vaksin Covid-19 memiliki chip atau komponen yang bisa melacak lokasi orang yang telah disuntik vaksin.

Isu tersebut beredar setelah adanya cuplikan video berdurasi 2:04 menit mengenai penjelasan Ketua Tim Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir berserta potongan video lainnya.

Video yang beredar di media sosial tersebut memuat klaim yang menyebut bahwa vaksin Covid-19 memiliki komponen yang bisa melacak orang setelah disuntik vaksin Covid-19. Lantas, seperti apa faktanya?

BACA JUGA : Pemberian Vaksin Covid-19 di Kulonprogo Mundur

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Menurutnya, barcode yang terdapat pada kemasan vaksin Covid-19 yang dijelaskan oleh ketua Tim Pelaksana Penanganan Covid-19 dan PEN Erick Thohir dalam video tersebut digunakan untuk pelacakan distribusi vaksin dan dipastikan tidak menempel pada orang yang telah menerima vaksin Covid-19.

Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati dengan berbagai informasi yang beredar mengenai Covid-19 ataupun vaksinasi, dan diimbau untuk memastikan lagi kebenarannya.

BACA JUGA : Ini Alasan Mengapa Sleman & Jogja Lebih Dulu Memulai

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia