Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Asap batok kelapa
Harianjogja.com, JAKARTA - Dalam media sosial Facebook, sebuah video berdurasi 2 menit 47 detik dari sebuah stasiun televisi yang mengklaim bahwa asap batok kelapa yang sudah dikondensasi bisa menyembuhkan pasien Covid-19.
Faktanya, dikutip dari website Kominfo, dr Samuel P.K. Sembiring menjelaskan bahwa klaim dalam video tersebut tidak benar.
Dr. Samuel mengingatkan bahwa satu-satunya pengobatan terbaik adalah dengan mencegahnya, karena sampai saat ini obat Covid-19 masih belum ditemukan. Dikutip dari laman Covid-19.go.id, terdapat penjelasan bahwa sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan Virus Corona baru (Covid-19).
"Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit.” ujarnya.
KATEGORI: DISINFORMASI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
PM Jepang Sanae Takaichi gunakan Toyota Century SUV sebagai mobil dinas baru. Dilengkapi anti peluru, lampu identifikasi, dan mesin PHEV 400 dk.
Inggris menyingkirkan Meksiko 3-2 di Stadion Azteca dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Norwegia.
Pencurian besar di Museum Perhiasan Lalique Prancis: 20 koleksi senilai Rp82 miliar hilang. Pencuri kabur meski alarm berbunyi, polisi selidiki.
Media Brasil hantam Carlo Ancelotti dan Neymar usai kalah 1-2 dari Norwegia. Haaland dipuji, Ancelotti disebut "bencana", Neymar dianggap "skandal".
Rupiah melemah ke Rp17.996 per dolar AS dan semakin dekat level Rp18.000. Penguatan dolar serta sentimen global masih membayangi pasar.