Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Unggahan yang menarasikan Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya. Faktanya, video dalam unggahan tersebut saat Harlah Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyatakan dirinya tidak segan menindak anak buahnya yang tidak bekerja serius. (X)
Harianjogja.com, JAKARTA—Beredar unggahan video di media sosial X yang menarasikan Presiden Prabowo Subianto meminta mundur kepala daerah yang tidak ikut retreat di Magelang, Jawa Tengah. Bahkan Prabowo disebutkan akan menindak kepala daerah yang baru saja dilantik jika sulit untuk diajak bekerja sama.
Di sebelah video pidato Prabowo, terdapat tangkapan layar berita yang berjudul “Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur”.
Berikut ucapan Presiden Prabowo dalam video di unggahan tersebut: “Sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak.”
Namun, benarkah Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya? Berdasarkan penelusuran, video Prabowo tersebut serupa dengan video di YouTube KompasTV yang berjudul Prabowo: Siapa yang Ndablek Akan Ditindak. Dalam keterangannya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di hari lahir Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyebut siapa yang tidak ikut aliran besar dalam pemerintahan akan ditindak.
BACA JUGA: Awal 2025, Sebanyak 143 Warga Gunungkidul Terserang DBD, Belum Ada Korban Jiwa
Pencarian dilakukan menggunakan mesin pencari untuk mencari berita yang berjudul Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur, namun tidak ada berita dengan judul seperti di tangkapan layar unggahan tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa kepala daerah yang tidak dapat hadir dalam pembekalan di Magelang, selama 21 sampai dengan 28 Februari 2025 tetap diminta mengikuti gelombang berikutnya. Dengan demikian unggahan itu tidak benar alias termasuk kabar hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.