Tim Sparta Amankan 7 Muda-Mudi Pesta Miras di Taman Kampus ISI Solo
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Unggahan yang menarasikan Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya. Faktanya, video dalam unggahan tersebut saat Harlah Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyatakan dirinya tidak segan menindak anak buahnya yang tidak bekerja serius. (X)
Harianjogja.com, JAKARTA—Beredar unggahan video di media sosial X yang menarasikan Presiden Prabowo Subianto meminta mundur kepala daerah yang tidak ikut retreat di Magelang, Jawa Tengah. Bahkan Prabowo disebutkan akan menindak kepala daerah yang baru saja dilantik jika sulit untuk diajak bekerja sama.
Di sebelah video pidato Prabowo, terdapat tangkapan layar berita yang berjudul “Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur”.
Berikut ucapan Presiden Prabowo dalam video di unggahan tersebut: “Sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak.”
Namun, benarkah Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya? Berdasarkan penelusuran, video Prabowo tersebut serupa dengan video di YouTube KompasTV yang berjudul Prabowo: Siapa yang Ndablek Akan Ditindak. Dalam keterangannya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di hari lahir Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyebut siapa yang tidak ikut aliran besar dalam pemerintahan akan ditindak.
BACA JUGA: Awal 2025, Sebanyak 143 Warga Gunungkidul Terserang DBD, Belum Ada Korban Jiwa
Pencarian dilakukan menggunakan mesin pencari untuk mencari berita yang berjudul Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur, namun tidak ada berita dengan judul seperti di tangkapan layar unggahan tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa kepala daerah yang tidak dapat hadir dalam pembekalan di Magelang, selama 21 sampai dengan 28 Februari 2025 tetap diminta mengikuti gelombang berikutnya. Dengan demikian unggahan itu tidak benar alias termasuk kabar hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.