Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Grup-grup WhatsApp warga Kulonprogo tengah ramai pesan berantai berisi imbauan kepada masyarakat agar tidak keluar rumah karena bakal ditangkap Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo. Pesan yang tidak jelas sumbernya itu beredar sejak beberapa hari terakhir.
Berikut isi pesan yang viral itu:
BACA JUGA: Fokus Pencarian Kontak Erat Kasus Positif, Sleman Belum Berencana Uji Swab Massal
Assalamualaikum wr wb.
Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai besok pagi dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena Ibu Bupati bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina , wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter . Mohon untuk di Share di Paguyuban hari ini juga. Terima kasih. Wassalamu\'alaikum wr.wb. tolong diumumkan lwt wa kls bp /ibu. Trim".
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, memastikan pesan tersebut tidak benar alias hoaks. Ia mengatakan gugus tugas memang melakukan razia masker untuk menegakkan protokol kesehatan. Namun dalam praktiknya tidak seperti yang disebutkan dalam pesan itu.
BACA JUGA: 20 Pelanggar Protokol Kesehatan Dihukum Menyanyikan Lagu Nasional
"Kami dari gugus tugas memang melakukan penertiban sesuai dengan regulasi yaitu mengacu ke Perbup No.44 tahun 2020. Tidak sampai melibatkan istri bupati dan menjaring pelajar dengan GDS," kata Fajar, Jumat (18/9/2020).
Fajar mengatakan operasi yustisi ini dilaksanakan oleh Satpol PP Kulonprogo bekerja sama dengan Polri, TNI serta instansi terkait lainnya mulai Senin (14/9) lalu. Dalam kegiatan tersebut, warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, khususnya tidak memakai masker akan didata identitasnya, kemudian diganjar sanksi kerja sosial membersihkan lingkungan.
Kepada masyarakat Fajra mengimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat harus lebih kritis terhadap informasi-informasi tersebut dan jangan langsung menyebarkannya. "Kalau dapat kabar yang belum jelas, lebih baik dipelajari dulu, cari tahu sumbernya, jangan asal nyebar," ucap Fajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.