Pemkab Temanggung Dukung Wacana Guru PPPK Jadi ASN Pusat
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
Hoaks perempuan membawa bendera PKS bertuliskan 1 anak cukup 1 istri tidak cukup./turnbackhoax.id
Harianjogja.com, JOGJA - Sebuah foto yang menunjukkan sejumlah perempuan membawa bendera Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi sorotan publik. Sebab, dalam bendera tersebut bertuliskan “2 Anak Cukup 1 Istri Tidak Cukup". Foto diunggah oleh akun Facebook Wawan Suwandi
Dilansir dari turnbackhoax.id, diketahui bahwa foto tersebut suntingan dari kegiatan kampanye PKS pada Desember 2018. Hal itu terlihat dari cuplikan foto yang ada dalam video di kanal Youtube Zaky Video berjudul “Flashmob & Freezemob PKS 8 Panjaru Kota Depok #AYOLEBIHBAIK #2019PILIHPKS” pada tanggal 26 Desember 2018.
Untuk video kegiatannya diunggah kemudian di kanal Youtube PKSTV pada 2019 dengan judul “Emak Emak Heboh Ikut Flash Mob PKS Rangkapan Jaya Baru.”
Pada foto aslinya tidak terdapat tulisan “2 Anak Cukup 1 Istri Tidak Cukup” dan hanya terdapat angka nomor peserta PKS di Pemilu 2019, yakni angka delapan.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten tersebut masuk ke dalam kategori Manipulated Content atau Konten yang Dimanipulasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : turnbackhoax.id
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.