Solata Wakili Indonesia di Festival Film Anak dan Remaja Yordania
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
Hoaks air garam dan cuka sembuhkan Covid-19/turnbackhoax.id
Harianjogja.com, JOGJA - Belum lama ini beredar pesan di Whatsapp yang membuat penerimanya bertanya-tanya. Isinya adalah virus covid-19 sebelum mencapai paru-paru ia tetap di kerongkongan selama empat hari dan pada saat ini orang mulai batuk dan sakit kerongkongan. Dan salah satunya untuk menangkis virus covid-19 yaitu dengan berkumur air garam 3 kali sehari kemudian minum air hangat.
Berdasarkan hasil penelusuran Tunrbackhoax.id dilansir Harianjogja.com, informasi tersebut tidak benar. Meskipun berkumur dengan kombinasi air hangat, garam dan cuka telah lama digunakan sebagai cara untuk meredakan gejala yang berhubungan dengan pilek dan flu, seperti sakit tenggorokan.
Tidak ada bukti bahwa hal itu dapat membantu menangkal atau mengusir infeksi dari Covid-19 dan belum ada studi yang menyatakan kandungan dari air garam dapat membunuh virus corona.
Meskipun virus dikatakan mereplikasi di hidung dan sekresi hidung, namun tidak ditemukan apa pun yang mendokumentasikan gagasan bahwa virus corona saat ini “tetap berada di tenggorokan selama empat hari”. Seseorang yang terinfeksi virus, akan menunjukkan beberapa gejala dan umumnya masa inkubasi Covid-19 diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar lima hari.
Virus ini akan menginfeksi orang dan masuk ke jalur pernafasan dan membaran mukus di bagian belakang tenggorokan, menempel pada sebuah reseptor di dalam sel, dan mulai berkembang di sana. Saat virus ini berkembang, mereka mulai menginfeksi sel-sel di sekitarnya. Gejala biasanya mulai terasa di belakang tenggorokan, berupa rasa nyeri tenggorokan dan batuk kering.
Lalu virus dengan cepat merambat masuk ke saluran pangkal paru-paru, hingga masuk ke paru-paru. Proses ini merusak jaringan pada paru-paru, membuat jaringan ini membengkak, sehingga lebih sulit bagi paru-paru untuk memasok oksigen dan menyalurkan keluar karbondioksida.
Dengan demikian, informasi bahwa salah satu cara untuk menangkis virus Covid-19 yaitu dengan berkumur air garam tiga kali sehari kemudian minum air hangat adalah konten yang menyesatkan, karena tidak ada bukti bahwa hal itu dapat membantu menangkal atau mengusir infeksi dari Covid- 19 dan belum ada studi yang menyatakan kandungan dari air garam dapat membunuh virus SARS-Cov-2 penyebab penyakit mematikan itu. .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : turnbackhoax.id
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan