Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Warga korban tsunami menunjukkan KTP elektronik /ANTARA-Muhammad Bagus Khoirunas
Harianjogja.com, JAKARTA - Belakangan ini, sebuah narasi yang menyebutkan bahwa di setiap Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) terpasang cip untuk memantau lokasi pemegang kartu, tengah bergulir di media sosial Facebook.
Berikut narasi lengkap yang termuat pada unggahan akun Facebook Rifka Aini Putri:
"Coba deh cek KTP kalian di tempat gelap dan di senter seperti di video ini anjir saya usia udah 25baru sadar kalo KTP ada chip GPS nya".
Unggahan tersebut turut memuat sebuah video berdurasi 15 detik. Video itu memperlihatkan seorang pria yang tengah mencari cip di KTP-el dengan bantuan cahaya senter ponsel.
Saat diterawang, cip itu pun terlihat. Keping kecil itu tersemat di bawah gambar foto yang ada di KTP-el.
"Pantes polisi tau keberadaan kita," tulis pria dalam video tersebut.
Namun, benarkah KTP-el dipasang cip pelacak?
Penjelasan:
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam laman resminya menjelaskan cip KTP-el merupakan kartu pintar berbasis mikroprosessor dengan besaran memori delapan kilo bytes.
Cip itu menyimpan data berupa biodata, tanda tangan, pas foto, dan data sidik jari telunjuk tangan kanan dan tangan kiri.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan cip dalam kartu identitas penduduk itu bukan untuk menyadap atau melacak pergerakan warga, mengacu laporan cnnindonesia.
Menurut Zudan, cip tersebut berfungsi menyimpan data penduduk yang termuat di KTP-el.
"Tolong jangan dicopot cip KTP el-nya ya. Chip itu untuk menyimpan data seperti di KTP elektronik," kata Zudan.
Klaim: KTP-el dipasang cip pelacak
Rating: Salah/Disinformasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.