PAN Nilai Usulan Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Layak Dikaji
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Postingan hoaks PDIP bubar./turnbackhoax.id
Harianjogja.com, JOGJA - Sebuah akun Facebook @AnnaQK mengunggah narasi dengan klaim “PDIP bubar, kadernya akan pindah k PSI”.
Dilansir dari turnbackhoax.id, unggahan yang dibagikan pada 7 September 2020 tersebut telah mendapat 20 komentar dan 21 tanggapan oleh pengguna Facebook lainnya.
Namun pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, klaim @AnnaQK diketahui tidak sesuai dengan fakta.
Melansir dari platform resmi pdiperjuangan.id, pada artikel berjudul “Ini Daftar Lengkap Cakada PDI Perjuangan untuk 21 Daerah” yang terbit pada 2 September 2020. Pada artikel tersebut, dijelaskan bahwa PDIP telah mengumumkan nama bakal Calon Kepala Daerah (CAKADA) gelombang kelima menuju Pilkada Serentak 2020 dengan 21 pasangan calon.
“Syukur alhamdulillah, PDI Perjuangan akan mengumumkan dua provinsi dan 19 kabupaten dan kota,” tutur Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani.
Berdasar dari artikel terbitan pdiperjuangan.id, klaim akun @AnnaQK tidak sesuai dengan fakta dan tidak berdasar. Unggahan tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau konten yang menyesatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : turnbackhoax.id
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.