Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. /Ist-Dok. Humas Pemkot Surabaya
Harianjogja.com, SURABAYA - Belum lama ini, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini \'dibaptis\'. Video tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai melanggar akidah sebagai muslim.
Video tersebut tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Twitter @thewecokbucin.
"Kok ada yang berjilbab lagi diapain ini ada yang tahu? Ini agama budaya," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Minggu (30/8/2020).
Ko ada yg berjilbab lagi di apain ini ada yg tau ????ini agama budaya ?? pic.twitter.com/6DuXmXfB00
— ??Mode On Warrior Gemacan ?? (@ThewercokBucin) August 29, 2020
Dalam video tersebut, tampak Risma duduk di sebuah kursi putih. Ia dikelilingi oleh sejumlah rohaniawan.
Para rohaniawan itu berkumpul sembari memanjatkan doa-doa untuk Risma. Sementara, Risma tampak tertunduk.
Video tersebut langsung ditanggapi oleh pihak Pemkot Surabaya. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara membantah kegiatan tersebut merupakan kegiatan baptis. Kegiatan dalam video tersebut merupakan kegiatan silahturahmi dengan para rohaniawan se-Surabaya.
"Jadi kami pastikan bahwa dalam acara tersebut bu wali didoakan supaya selalu sehat dan selalu dilindungi Tuhan. Tidak ada acara lain selain itu," kata Febri seperti dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com.
Febri menegaskan, dalam acara tersebut Risma menyampaikan komitmen untuk menjadi pelayan bagi semua warga Surabaya tanpa membedakan identitas.
"Saat itu bu wali menyampaikan harus bersikap seperti itu karena beliau adalah Wali Kota Surabaya, pelayan bagi semua warga Surabaya tanpa terkecuali," ungkapnya.
Risma juga mengaku akan berusaha menjaga Kota Surabaya dari berbagai masalah. Risma juga sempat menyinggung insiden bom gereja beberapa tahun lalu yang mengoyak rasa kemanusiaan warga Surabaya khususnya.
Saat itu Risma mengaku tak tidur selama beberapa hari untuk memastikan Surabaya aman. Ia merasa sangat terpukul dan sedih dengan adanya insiden tersebut.
"Beliau juga keliling ke beberapa rumah ibadah untuk sekadar membangunkan satpam atau meminta mereka untuk selalu menutup pintu gerbangnya," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.