Daftar Bansos Agustus 2026 untuk Desil 1-4, Ini Rinciannya
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Hoaks PLN
Harianjogja.com, JAKARTA - Beredar sebuah template di media sosial informasi terkait rekrutmen umum PT PLN (Persero) tingkat SMA, SMK, Diploma III, IV dan S1 tahun 2021.
Dalam foto selebaran pengumuman itu dituliskan bahwa pihak PLN membuka rekrutmen untuk beberapa posisi yang dibuka dengan disertakan sebuah link website untuk pengaksesan informasi, serta ada reimbursement untuk penggantian biaya transportasi dan akomodasi.
BACA JUGA : Lembang Bandung Akan Diguncang Gempa
Faktanya, selebaran perekrutan karyawan PT PLN (Persero) untuk periode 2021 yang tersebar diberbagai platform media sosial adalah tidak benar alias hoaks.
Dikutip dari website Kominfo, General Manager PLN UIWRKR Dispriansyah menyatakan, PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN.
Selain itu, tidak ada sistem reimbursement atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.
KATEGORI: HOAKS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Wisatawan mengeluhkan biaya tikar di Pantai Parangtritis. Ivan Galang meminta pedagang menyampaikan tarif secara terbuka sejak awal.
Pegadaian dan BCA Digital menghadirkan bluInvest Emas dengan investasi mulai Rp10.000 serta promo cashback Rp50.000.
Ed Sheeran menangis saat kembali tampil di Philadelphia. Ia bercerita tentang tekanan kontroversi Loop Tour setelah Macklemore dikeluarkan dari tur.
Usai #HariRayaPataHati di Jogja, Veteran Cup Festival menyiapkan konsep dua panggung dan dua hari dengan belasan penampilan tahun depan.
BGN DIY memberhentikan pegawai SPPG Muntuk, Bantul, setelah videonya dikaitkan dengan olok-olok korban keracunan MBG di Karo.