Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ilustrasi-Banjir di DKI Jakarta. Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Media sosial X diramaikan dengan unggahan yang menarasikan sumur resapan yang dibuat pada era Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sekarang ditutup dengan aspal sehingga menyebabkan banjir.
Sebelumnya, sumur resapan diklaim menjadi solusi dalam mengatasi banjir, yang mana air hujan menjadi terserap ke dalam tanah.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Jokowi terHeru . . Orang2 pilihan Jokowi disiapkan untuk hancurkan karya2 Anies. Jokowi tidak membangun Indonesia tapi menghancurkan Indonesia.
Sumur resapan buatan Anies ditutup, air tidak terserap, alhasil banjir.”
Namun, benarkah Sumur resapan era Anies di Jakarta ditutup dengan aspal?
Unggahan yang menarasikan sumur resapan era Anies di Jakarta ditutup mengakibatkan banjir. Faktanya, Pemprov DKI Jakarta menyatakan narasi tersebut tidak benar. (X)
Penjelasan:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan tidak benar sumur resapan di Jakarta ditutup sehingga terjadi banjir beberapa hari lalu seperti dinarasikan di media sosial.
"Dinas Sumber Daya Air (SDA) tidak ada memerintahkan untuk melakukan penutupan sumur resapan di jalan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum, dilansir dari ANTARA.
Ika mengatakan, apabila ada sumur resapan yang tertutup, maka Dinas SDA DKI akan melakukan pengecekan untuk pemeliharaan sehingga sumur resapan dapat berfungsi seperti seharusnya dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Salah satunya dengan tetap menganggarkan biaya pemeliharaan sumur resapan di setiap Suku Dinas SDA yang ada di lima wilayah Kota Administrasi Provinsiaya pemeliharaan sumur resapan di setiap Suku Dinas SDA yang ada di lima wilayah Kota Administrasi Provinsi DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.