Pelatihan Vokasi Kemnaker Dibuka, Tersedia 24 Kejuruan Siap Kerja
Kemnaker membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 hingga 9 Juni 2026 dengan 24 kejuruan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja.
Hoax Kentut Member Twice. /Istimewa
Harianjogja.com, SOLO - Girlband Korea Selatan (K-Pop) Twice telah punya banyak penggemar di Indonesia. Tak disangka, mereka diterpa kabar buruk. Beredar foto yang memperlihatkan tangkapan layar berita tentang kentut member Twice yang dijual seharga Rp300.000.
Gambar ini diunggah akun Youtube guyonan @bang.tawa, @kelakuannetijen dan beberapa akun lain di Instagram. Gambar seolah memuat berita berjudul "Jual Kentut Member Twice dengan Harga Rp300.000, Toko Ini Laris Manis."
Dalam unggahan gambar tersebut tampak keterangan seolah berita diunggah pada hari Minggu, 25 September 2016 pada pukul 15.50. Gambar juga memuat sejumlah orang yang sedang menghirup udara dari sebuah kantong plastik.
Akun-akun pengunggah tak menerangkan gambar ini adalah berita atau sekadar lelucon. Namun, di kolom komentar sejumlah akun tampak melancarkan protes.
Penelusuran Cek Fakta
Ditelusuri Solopos.com, jaringan Harianjogja.com dengan memanfaatkan laman penelusuran Google Image, gambar yang dipasang bukan ilustrasi maupun gambar yang memperlihatkan sebagaimana yang dimaksud dalam konten. Gambar tersebut diunggah oleh situs berbahasa China, hsw.cn.
Foto yang diunggan situs hnw.cn pertengahan 2016.
Jika diterjemahkan foto tersebut berasal dari pusat perbelanjaan Xi\'an, ibu kota dari Provinsi Shaanxi, China, yang diambil pada pertengahan 2016. Foto juga diunggah oleh laman Dailymail.co.uk, Minggu 25 September 2016.
Foto tersebut memperlihatkan masyarakat yang datang ke toko lalu membeli sebungkus udara segar dengan setara Rp3.000.
Udara segar didistribusi dia toko pusat perbelanjaan di Xi\'anseharga 60 sen, atau Rp3000. Masyarakat yang ingin menikmati rasa mendapat udara bersih bisa membeli, tapi belum diketahui di mana udara itu diambil.
Xi\'an merupakan salah satu kota di China yang mengalami masalah pencemaaran udara.
Selain foto yang menyesatkan, faktanya tidak ditemukan berita berjudul Jual Kentut Member Twice dengan Harga Rp300.000, Toko Ini Laris Manis.
Tangkapan layar gambar tersebut justru identik dengan unggahan berita di Tribunnews berjudul Jual Udara Segar dengan Harga Rp3000, Toko Ini Laris Manis.
Berita yang diunggah situs Tribunnews.com.
Jika diketik frasa "Jual Kentut Twice" atau "Kentut Member Twice" tak ada satupun artikel yang mengarah pada tema berita sebagaimana dimaksud judul. Begitu pula ketika mengetik dua frasa kunci tersebut dengan setting rekayasa waktu Google Search di sekitar September 2016.
Tak ada konfirmasi dari Twice, begitu pula dengan agensi tempat girlband K-Pop itu bernaung, JYP Entertainment. Keduanya juga tak pernah menyinggung soal fenomena ini.
Kesimpulan
Dengan demikian, gambar tersebut dapat dikategorikan dalam beberapa jenis hoaks. Jika dimaksudkan sebagai lelucon, maka gambar tersebut adalah disinformasi jenis satire atau parodi.
Tujuan satire bisa jadi beragam, salah satunya barangkali menyindir kelakuan sejumlah fans K-Pop yang dinilai berlebihan dalam mengagungkan idolanya.
Sedangkan jika diklaim sebagai berita, maka dapat disimpulkan berita tersebut adalah konten palsu atau fabricated content. Gambar yang ditampilkan tidak berkaitan dengan judul sedangkan berita tidak pernah ada di media manapun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kemnaker membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 hingga 9 Juni 2026 dengan 24 kejuruan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja.
Bobby Nasution mengungkap Stadion Teladan Medan belum memenuhi syarat menjadi venue Piala AFF U-19 2026 karena infrastruktur pendukung belum rampung.
Lomba mewarnai di Sleman City Hall dorong tumbuh kembang anak optimal lewat edukasi nutrisi, kreativitas, dan aktivitas keluarga.
Sebanyak 34.853 jemaah haji akan tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Juni 2026. Kepulangan perdana dimulai dari Jeddah pada 1 Juni.
Sebanyak 600 besek daging kurban dibagikan kepada warga Banguntapan, Bantul, melalui Paguyuban Pandu untuk memperkuat kepedulian sosial saat Iduladha.
Kemacetan di Jogja kerap terjadi di sejumlah ruas utama. Gejayan, Malioboro, Jalan Solo, hingga Ring Road Utara menjadi titik langganan padat.