Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Unggahan yang menarasikan beredar biaya masuk seleksi taruna Akademi Militer TNI. Faktanaya, Kadispenad TNI AD menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ist/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Beredar artikel yang menarasikan biaya masuk untuk menjadi calon taruna Akademi Militer (Akmil) terbaru Tahun Ajaran 2024/2025, yang diunggah di salah satu akun media sosial.
Dalam unggahan tersebut, diuraikan biaya masuk Akmil untuk menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Berapa Biaya Masuk Akmil? Mari Ketahui Biayanya yang Terbaru Tahun 2024/2025! Sobat Pintar tertarik untuk masuk menjadi taruna Akademi Militer? Jika iya, maka tentunya wajib untuk mengetahui seberapa besar biaya pengeluaran yang wajib dibayarkan, dengan begitu maka kamu pun bisa menyiapkan biaya itu dari jauh-jauh hari. Banyak persepsi yang beredar di masyarakat kalau biaya masuk Akmil ini tergolong cukup mahal. Namun, apakah memang benar seperti itu? Nah, tidak usah mengira-ngira lagi, mari kita simak penjelasan seperti uraian berikut!”
Namun, benarkah edaran biaya masuk seleksi taruna Akmil tersebut?
BACA JUGA: Polres Bantul Buka Layanan Baling, Pengambilan Berita Acara Keliling untuk Penyidikan
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan, serta akan melakukan langkah hukum sesuai UU ITE.
Proses seleksi Calon Taruna Akademi Militer (Catar Akmil) sama sekali tidak dipungut biaya (GRATIS). Demikian pula setelah dinyatakan lulus menjadi Taruna Akmil, seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh negara. Selain gratis, proses seleksi pun dilakukan secara adil, dan transparan.
“Tidak benar itu, kalau ada yang menyebut masuk Taruna AKMIL ada pungutan biaya. Bagi yang mengetahui adanya pungutan biaya, silahkan laporkan kepada kami,” tegas Kadispenad, dilansir dari laman TNI AD.
Kadispenad menambahkan bahwa, TNI AD menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penerimaan prajuritnya. Bahkan, dalam laman resminya tercantum dengan jelas pernyataan tentang tidak adanya pungutan biaya pendaftaran maupun pendidikan, dan biaya 100 persen ditanggung oleh negara. Hal itu dapat diakses melalui laman berikut https://rekrutmen-tni.mil.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.