TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Perkuat Ketahanan Pesisir
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik keberlanjutan melalui aksi penanaman 20.000 bibit mangrove
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
JOGJA—Sebuah video di YouTube yang diunggah pada 15 Maret 2024 beredar dengan klaim yang menyatakan bahwa ada peristiwa bencana alam berupa meluapnya gelombang laut setinggi 20 meter yang melanda wilayah Yogyakarta hingga musnah.
Video dengan judul “BENCANA ALAM TERBARU ~ YOGYAKARTA MUSNAH,GELOMBANG TINGGI 20 METER MENGAMUK HINGGA MELUAP” tersebut diunggah pada tautan berikut ini.
Video tersebut berdurasi 4 menit 19 detik dan menampilkan sejumlah adegan gelombang laut yang melanda daratan serta diisi oleh suara latar narator.
Setelah ditelusuri, rupanya video tersebut merupakan konten hoaks.
Dilansir dari cekfakta.com, video tersebut berisi suara latar narator tentang perkiraan BMKG mengenai tinggi gelombang di DIY yang berpotensi mencapai 4-6 meter. Adapun seluruh suara latar dalam video tersebut menggunakan teks yang dibacakan ulang dari berita Antaranews berjudul “BMKG prakirakan tinggi gelombang laut selatan Jabar-DIY enam meter” yang terbit pada 13 Maret 2024.
BACA JUGA: Kisah Seribu Candi Jadi Legenda, Ini Fakta Jumlah Candi di Kompleks Prambanan
Dalam suara latar isi video tersebut, narator menyampaikan bahwa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang laut di selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya wilayah Samudra Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai 4-6 meter sehingga masuk kategori sangat tinggi.
Padahal, dalam judul, video tersebut mengklaim terjadi gelombang tinggi 20 meter yang melanda Yogyakarta. Sehingga, narasi pada judul video berbeda dengan suara latar dalam isi video yang dibacakan narator.
Kesimpulannya, klaim narasi video tersebut adalah hoaks. Faktanya isi video tersebut hanya berisi himbauan dari BMKG mengenai potensi gelombang setinggi 4-6 meter di laut selatan Jabar-DIY, serta tidak ditemukan informasi yang membenarkan adanya peristiwa gelombang setinggi 20 meter yang melanda Yogyakarta.
Referensi
https://www.antaranews.com/berita/4006962/bmkg-prakirakan-tinggi-gelombang-laut-selatan-jabar-diy-enam-meter
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Cekfakta.com
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik keberlanjutan melalui aksi penanaman 20.000 bibit mangrove
PSS Sleman menang 1-0 atas Kendal Tornado FC. Pieter Huistra puas memberi menit bermain 45 menit kepada dua komposisi tim berbeda.
Penembakan terjadi sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB 2026 di Walesi. Dua warga sipil terluka dan dirawat di RSUD Wamena.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
BPS menyebut Sensus Ekonomi 2026 penting untuk memperbarui data ekonomi, termasuk memetakan kondisi UMKM di tengah pertumbuhan bisnis digital.
Redmi 17 5G resmi meluncur di China dengan layar 6,9 inci 120Hz, baterai 6.300 mAh, HyperOS 3, dan harga mulai Rp2,6 juta.