LBC Hotels Group Satukan Pelaku Pariwisata dan Corporate
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2
Oralit. / Antarafoto
JOGJA—Saat berpuasa di bulan Ramadan, tak sedikit orang yang mencari cara agar bisa menahan haus dan kuat puasa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah minum segelas oralit.
Sahur dengan minum oralit sempat menjadi tren beberapa waktu belakangan. Cairan ini diklaim bisa mencegah dehidrasi selama puasa.
BACA JUGA: Kisah Seribu Candi Jadi Legenda, Ini Fakta Jumlah Candi di Kompleks Prambanan
Oralit adalah obat berbentuk larutan yang berfungsi menggantikan cairan serta elektrolit tubuh yang hilang akibat kekurangan atau kehilangan cairan. Lantaran fungsinya untuk mengatasi dehidrasi, obat ini umumnya direkomendasikan bagi orang-orang yang menderita demam atau diare.
Namun, belakangan oralit juga diklaim bisa mencegah haus saat puasa dan membuat badan tetap segar. Apakah benar oralit aman dikonsumsi saat sahur selama puasa?
Dilansir dari Cekfakta.com, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Ari Fahrial Syam angkat bicara soal viral minum oralit saat sahur di bulan puasa Ramadan. Ari menekankan bahwa kegunaan oralit adalah untuk mengatasi dehidrasi dan bukan mencegah.
“Jadi, kalau kita mengalami dehidrasi, maka kita mengonsumsi oralit. Namun, [oralit] bukan untuk mencegah dehidrasi,” kata Ari.
BACA JUGA: Ini Aturan Berbuka Puasa di Dalam Kereta Bandara YIA
Serupa, dokter Telinga Hidung Tenggorok (THT) Muslim Kasim menjelaskan oralit tidak bisa mencegah haus saat berpuasa. Seperti diberitakan Antara, menurutnya, narasi oralit bisa membuat tahan haus adalah keliru.
"Sifatnya Oralit adalah oral rehydration [larutan rehidrasi]. Jadi kalau kita mengalami dehidrasi maka kita mengonsumsi oralit, tapi BUKAN utk Mencegah Haus!," demikian isi keterangan dokter Muslim Kasim yang dimuat di akun Instagram resminya @dr.muslimkasim pada 24 Maret 2023.
Ia menjelaskan oralit merupakan obat yang terdiri dari campuran air, gula, dan garam. Namun, jika terlalu banyak mengonsumsi oralit, ada efek sampingnya, terutama bagi penderita diabetes dan hipertensi.
"Oralit jika dikonsumsi berlebihan, padahal tubuh tidak kekurangan elektrolit atau tidak mengalami dehidrasi selama puasa, justru bisa berbahaya. Minum oralit berlebihan dapat menyebabkan kadar elektrolit dalam tubuh lebih tinggi dari ambang normal dan menyebabkan mual muntah serta mengganggu kesehatan," ujar dokter Muslim Kasim.
Dengan demikian, informasi yang disebarkan terkait oralit bisa mencegah dehidrasi saat puasa merupakan narasi yang menyesatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2
David Beckham resmi menjadi pesepak bola Inggris pertama berstatus miliarder dengan kekayaan mencapai Rp27,77 triliun pada 2026.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final