Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Hoas surat Pertamina DIY dan Solo./Istimewa via Solopos.com
Harianjogja.com, JOGJA - Belum lama ini, surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat tersebut bernomor 816/SDM-31704/2020 dan berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).
Surat tersebut memuat keterangan bahwa telah dilakukan evaluasi terhadap lamaran kerja dari si penerima surat. Surat tersebut dikemas seolah-olah surat resmi, lengkap dengan nama penerima dan keterangan kapan akan dilaksanakan tes tahap berikutnya yaitu wawancara.
Selain calon karyawan diminta membawa surat panggilan tes interview, identitas diri, dan pas foto terbaru.
Bagi mereka yang dinyatakan lulus maka akan langsung tes kesehatan pada keesokan harinya di tempat yang belum diinformasikan.
Hasil Penelusuran
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Solopos.com--jaringan Harianjogja.com, Senin (31/8/2020), surat serupa juga beredar beberapa kali dengan format yang berbeda-beda. Pertengahan Januari 2020 beredar surat pengumuman lowongan pekerjaan di sejumlah posisi seperti Bimbingan Profesi Sarjana hingga Bimbingan Keahlian Juru Teknik.
Sedangkan untuk surat yang beredar mengatasnamakan PT Pertamina DIY dan Surakarta, laman resmi Kemenkominfo telah melakukan konfirmasi bahwa surat tersebut adalah tidak benar.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, dalam wawancara dengan Liputan6.com, Minggu (31/8/2020), juga mengkonfirmasi surat tersebut tidak benar. "Kami memang belum membuka lowongan baru saat ini. Selain itu kami juga selalu menginformasikan lowongan melalui akun media sosial resmi Pertamina dan website recruitment.pertamina.com," ujar Fajriyah.
Fajriyah menyatakan sudah banyak penipuan dengan modus surat panggilan seperti ini. "Yang jelas PT Pertamina tak pernah memakai pihak ketiga untuk perekrutan karyawan dan tak pernah memungut biaya calon karyawan. Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan surat panggilan atau lowongan dari PT Pertamina. Jika memang ragu bisa menghubungi kami di 1-500-000."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.