Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Skuad Timnas Indonesia berfoto sebelum melawan Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA–Presiden FIFA Gianni Infantino resmi mendiskualifikasi Timnas Bahrain karena menolak untuk bermain di Indonesia. Kabar tersebut diunggah dalam sebuah video di Facebook berdurasi delapan menit.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“BAHRAIN RESMI WO & DISKUALIFIKASI FIFA
USAI TOLAK LAGA KANDANG TIMNAS INDONESIA DIJAKARTA JELANG KUALIFIKASI JADI HARAPAN SAYA”
Namun, benarkah Timnas Bahrain didiskualifikasi karena menolak bermain di Indonesia?

Unggahan video yang menarasikan Timnas Bahrain didiskualifikasi karena tolak bermain di Indonesia. Faktanya, isi video tidak sesuai dengan narasi judul. (Facebook)
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, video Presiden FIFA tersebut serupa dengan unggahan YouTube FRANCE 24 English yang berjudul “Gianni Infantino: ‘We want to touch 700 million kids, boys and girls all around the world’”.
Dalam video tersebut menarasikan FIFA bekerja sama dengan Program Pangan Dunia, dan UNESCO untuk sebuah proyek baru yang bertujuan membantu masyarakat keluar dari siklus kekurangan pangan.
Organisasi itu bersepakat akan menyediakan makanan sekolah gratis bagi komunitas miskin di seluruh dunia dalam upaya untuk menyekolahkan anak-anak dan menjaga mereka tetap di sekolah.
Aspek penting lainnya dari proyek itu adalah mendukung guru untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan yang ditawarkan meningkatkan peluang anak-anak dalam kehidupan di masa depan.
Dalam video tersebut, tidak ada hubungannya dengan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, terutama Indonesia dengan Bahrain.
Terkait pertandingan Indonesia vs Bahrain pada 25 Maret 2025 mendatang, PSSI menyatakan siap menjamin keamanan timnas Bahrain saat bertandang ke Indonesia pada Maret tahun depan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo juga mengatakan tidak ada alasan penyelenggaraan laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Bahrain digelar di luar Indonesia.
Ia juga memastikan laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Bahrain, yang akan digelar pada Maret 2025 mendatang, tetap dilaksanakan di Jakarta.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) yang meminta laga leg kedua melawan Indonesia pada 25 Maret 2025 untuk digelar di tempat netral atau bukan di Indonesia karena alasan keamanan.
Kekhawatiran BFA adalah buntut dari hasil laga leg pertama antara Bahrain melawan timnas Indonesia di Riffa yang berakhir 2-2 pada Kamis (10/10).
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari FIFA mengenai hal tersebut. Namun, isi dalam video unggahan tersebut tidak sesuai dengan narasi judul.
Klaim: Timnas Bahrain didiskualifikasi karena tolak bermain di Indonesia
Rating: Disinformasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Produk reksa dana terbuka (open-end) tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Jateng memperluas ekosistem layanan investasi sekaligus menghadirkan alternatif
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperluas trotoar ramah difabel agar aksesibilitas penyandang disabilitas tersedia di seluruh kawasan pedestrian.
Tom Holland resmi menjadi aktor dengan pendapatan box office terbesar ketiga sepanjang masa setelah kesuksesan Spider-Man: Brand New Day menembus US$2,33 miliar
Toyota bZ5 2027 hadir di China dengan harga promo Rp290 jutaan, baterai hingga 630 km dan teknologi Momenta 6.0 berkemampuan 544 TOPS.
Lamine Yamal mencetak dua gol saat Barcelona mengalahkan Rayo Vallecano 5-2. Ia menjadi pemain termuda Blaugrana yang mencapai 50 gol.