Kecelakaan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi, Masinis Jadi Tersangka
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Tangkapan layar video berisi narasi hoaks yang menyatakan militer negara-negara Arab bergerak menuju Gaza. ist/TikTok
Harianjogja.com, JAKARTA—Jalur Gaza masih terus digempur Israel meskipun ada pernyataan gencatan senjata. Beredar video menyebutkan bantuan militer dari negara-negara Arab dikabarkan telah bergerak menuju Gaza untuk memberikan bantuan terhadap Palestina.
Cuplikan gambar yang menampilkan tiga helikopter militer melintas di langit, turut disematkan dengan narasi bantuan dari negara-negara Arab tersebut.
Berikut narasi di TikTok yang diubah ke dalam Bahasa Indonesia: "Akhirnya negara-negara Arab mulai bergerak menuju Gaza untuk membantu.”.
Video yang dibagikan pada pekan ketiga Oktober 2023 ini, juga mendapatkan atensi serius dari pengguna media sosial. Konten tersebut sudah disukai hampir 500.000 akun dan dibagikan ulang sebanyak 28.000 kali.
Lalu, benarkah konten ini memperlihatkan bantuan militer negara-negara Arab yang bergerak menuju Gaza?
BACA JUGA: Israel Sepakat Gencatan Senjata, Namun Tetap Bombardir Gaza
Faktanya, gambar serta narasi yang disajikan di TikTok itu tidak bertaut, sehingga teridentifikasi sebagai hoaks. Kumpulan helikopter tersebut tidak sedang bergerak menuju Gaza.
Penampilan sejumlah “capung besi" di langit itu adalah bagian pertunjukkan parade militer udara di Veracruz, Meksiko pada awal Oktober 2023, melansir AFP.
Adapun, bendera yang dikibarkan helikopter terdepan di video itu adalah bendera Meksiko. Unggahan video di akun TikTok berikut memperkuat fakta tersebut.
Selain itu, mengacu berita Antara, bantuan yang disalurkan Liga Arab untuk Gaza, sejauh ini berupa bantuan kemanusiaan. Tak ada catatan terkait dengan peluncuran bantuan militer dari negara-negara Arab. Jadi klaim yang menyebut militer negara-negara Arab bergerak menuju Gaza adalah berita hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.