Kejagung Periksa 3 ASN BGN Terkait Dugaan Korupsi MBG
Kejagung memeriksa tiga ASN BGN dan dua saksi lain terkait dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025-2026.
Tangkapan layar berisi narasi hoaks yang menyatakan Jokowi ambil alih PDIP dan perintahkan dukung Prabowo (Facebook)
Harianjogja.com, JAKARTA—Beredar sebuah video dengan klaim Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melengserkan Megawati Soekarnoputri dari posisi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Pengambilalihan partai berlambang banteng moncong putih itu, juga diikuti dengan perintah bagi para kader PDIP untuk mendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.
Prabowo Subianto, yang saat ini diketahui menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, hingga Juli 2023 telah resmi diusung Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Partai Bulan Bintang (PBB) untuk maju pada kontenstasi politik mendatang.
Berikut isi narasi pada judul video di Facebook: "JOKOWI MENANTANG MAUT!!AMBIL ALIH KURSI PDIP DARI MAK MEGA ATAS PERINTAH JOKOWI LANGSUNG BUBARKAN PDIP!!DUKUNG PRABOWO,".
Lalu, benarkah narasi soal Jokowi ambil PDIP dan perintahkan dukung Prabowo? Nyatanya, informasi yang disajikan di judul serta di dalam video berbeda.
BACA JUGA: Krido Suprayitno Serahkan Uang Suap Rp1,3 Miliar Kasus Mafia Tanah Kas Desa
Pada isi video, narator membacakan artikel dengan judul Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Internal PDIP Pecah?
Ada pula, isi dari artikel media ini berjudul Budiman Sudjatmiko Resmi Gabung Gerindra Usai Temui Prabowo? PDIP Langsung Bereaksi.
Selain penyajian judul dan isi video yang tidak selaras, tidak ditemukan pula informasi resmi yang membenarkan adanya "kudeta" PDIP oleh Presiden Jokowi serta perintah pemberian dukungan kepada bakal calon presiden Prabowo. Dengan demikian kabar ini dipastikan merupakan berita bohong alias hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memeriksa tiga ASN BGN dan dua saksi lain terkait dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025-2026.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Kejati Jateng mencatat penyelamatan keuangan negara Rp36,8 miliar dari perkara korupsi dan TPPU sepanjang Januari-Agustus 2026.