Siap-Siap! Seleksi CPNS 2024 Segera Dibuka Mulai Bulan Depan, Cek Jadwal dan Formasinya
Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 bakal dibuka pada Juni atau Juli 2024.
Kopi rempah/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada postingan di media sosial Twitter dan Facebook yang menyebutkan bahwa kopi dalam dosis tertentu berpotensi mencegah Covid-19 dengan cara menghambat Covid-19 menempel pada sel seseorang.
Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengungkapkan bahwa faktanya kopi atau kafein belum terbukti efektif dan aman untuk mengobati Covid-19.
"Sementara itu, WHO menyatakan sampai saat ini tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk mencegah atau mengobati Covid-19," tulis KPCPEN pada akun instagram @lawancovid19_id, Sabtu (12/12/2020).
KPCPEN pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan informasi yang menyesatkan dan selalu meneliti terlebih dahulu sumber informasi yang didapatkan dan dicek kebenarannya sebelum disebarkan ke pihak lainnya.
Baca juga: Zona Risiko Sedang Bukan Zona Nyaman
Untuk mendapatkan informasi yang akurat, masyarakat dapat mengikuti kanal-kanal informasi Covid-19 yang terpercaya mulai dari website covid19.go.id dan aku instagram @lawancovid19_id.
Sebelumnya, WHO membagikan tips untuk menghadapi infodemik yang dinilai turut menjadi tantangan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.
Infodemik menjadi tantangan karena mengarah pada informasi berlebih akan sebuah masalah, sehingga kemunculannya dapat mengganggu usaha pencarian solusi terhadap masalah tersebut.
Masyarakat pun diimbau untuk memastikan agar setiap informasi terkait Covid-19 yang diterima berasal dari sumber terpercaya. Pengecekan perlu dilakukan meski pengirim informasi tersebut ialah teman dekat atau anggota keluarga.
Baca juga: Pemerintah Tolak Rekonsiliasi dengan Habib Rizieq, Ini Penyebabnya
Menurut WHO, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi terkait Covid-19 seperti mengecek sumbernya, mengecek judul informasi, hingga memeriksa bukti-bukti pendukung dari informasi yang diterima.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 bakal dibuka pada Juni atau Juli 2024.
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
KPK mengembangkan kasus korupsi Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.