Pemadaman Listrik PLN di Jawa Bikin Industri Baja Merugi
Pemadaman listrik di Jawa tekan industri baja hingga kehilangan produksi 1.200 ton akibat gangguan operasional pabrik.
Ilustrasi bibir kering/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Gejala infeksi virus Corona terus berkembang seiring penelitian mengenai penyakit ini. Baru-baru ini, para ahli menemukan tanda-tanda seseorang terinfeksi Covid-19 muncul pada area wajah.
Dilansir dari Express UK, Jumat (14/8/2020), tanda pertama bisa dilihat pada bibir. Menurut Aplikasi Studi Gejala Covid, jika seseorang mengidap Covid-19, ada kemungkinan bibirnya tampak sedikit berubah selama infeksi.
Sejumlah pasien melaporkan bibir sakit, kering, dan bersisik ketika mereka mencapai pada tahap akhir infeksi. Bibir mungkin tampak sedikit tidak rata atau bergelombang, sementara virus juga dapat menyebabkan beberapa gejala di dalam mulut. Pasien virus corona mengungkapkan bahwa mereka mungkin mengalami luka yang menyakitkan di bagian dalam mulut.
Kedua yakni lesi mulut. Lesi mulut dan bintik-bintik di langit-langit mulut mungkin merupakan gejala baru dari virus corona. Peneliti menemukan bahwa sepertiga dari pasien Covid-19 dengan ruam kulit di lengan dan kaki juga menderita jerawat di langit-langit mulut.
Bercak di mulut ini biasanya muncul sekitar dua minggu setelah orang pertama kali mengalami gejala Covid-19 yang lebih umum dan terkenal yang meliputi demam, batuk terus-menerus, dan sesak napas.
Ketiga, konjungtivitis dan mata merah mungkin menandakan Anda terinfeksi Covid-19. Konjungtivitis pada mata terjadi akibat peradangan pada konjungtiva yang merupakan selaput tipis dan transparan yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Kondisi ini berkembang karena penumpukan peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus termasuk Covid-19. Beberapa gejala yang dijelaskan oleh pasien termasuk kemerahan, rasa berpasir di mata atau keluarnya cairan dari mata.
Virus ditularkan terutama melalui tetesan dari batuk atau bersin. Partikel ini paling sering masuk melalui hidung atau mulut serta mata. Pakar kesehatan memperingatkan kemungkinan tertular virus jika seseorang menyentuh meja yang terkontaminasi, gagang pintu, atau permukaan lain, namun tampaknya ini bukan cara utama penyebaran virus.
Jika seseorang menderita konjungtivitis akibat Covid-19, mereka dapat menginfeksi orang lain jika mata disentuh dan kemudian orang atau permukaan lain disentuh tanpa menggunakan disinfektan atau mencuci tangan. Sangat disarankan untuk tidak menyentuh wajah, terutama selaput lendir di mulut, hidung, dan mata.
Mayo Clinic menyebut tingkat keparahan gejala Covid-19 dapat berkisar dari yang sangat ringan hingga parah. “Beberapa orang mungkin hanya memiliki sedikit gejala, dan beberapa orang mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang memburuk, seperti sesak napas dan pneumonia yang memburuk, sekitar seminggu setelah gejala mulai," jelas mereka.
Oleha karena itu, jika Anda melihat perubahan pada bibir, mulut, dan mata dan tidak yakin akan penyebabnya, penting untuk berbicara dengan dokter umum tentang kemungkinan penyebabnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.
Satgas MBG Temanggung membenahi pengelolaan IPAL di 20 dari 88 SPPG untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah dapur.