Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, JAKARTA– Sebuah unggahan di aplikasi Facebook mengabarkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membentuk dan meresmikan Badan Jaringan dan Kriptozoologi Nasional (BSSN).
Dalam unggahan tersebut dinarasikan mulai tanggal 9 November, aktivitas ponsel mulai dipantau seperti panggilan akan direkam dan seluruh media sosial dipantau.
BACA JUGA: Hari Guru Nasional, Jokowi Bicara Nasib Guru Honorer
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“*Semua aktivitas ponsel dll...100% dipantau*
*Mulai besok, ada peraturan komunikasi baru. *
*Setelah* peresmian Badan Jaringan dan Kriptozoologi Nasional (BSSN) *oleh Bapak Joko Widodo*.
*.Semua panggilan akan direkam. *
*.Simpan semua rekaman panggilan telepon. *
*.WhatsApp dipantau,*
*.Twitter dipantau,*
*.Facebook dipantau,*
*Semua...media sosial...dan forum dipantau,*
_*Beri tahu yang belum tahu. *_
*Perangkat Anda terhubung ke sistem layanan. *”
Namun, benarkah Jokowi akan bentuk badan Kriptozoologi untuk memantau seluruh aktivitas ponsel masyarakat?
Unggahan hoaks yang menarasikan Jokowi akan bentuk badan Kriptozoologi untuk memantau seluruh aktivitas ponsel masyarakat. Faktanya, BSSN bukan kepanjangan dari Badan Jaringan dan Kriptozoologi Nasional melainkan Badan Siber dan Sandi Negara. (Facebook)
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, BSSN bukan kepanjangan dari Badan Jaringan dan Kriptozoologi Nasional melainkan Badan Siber dan Sandi Negara. BSSN sendiri dibuat berdasarkan Perpres Nomor 53 Tahun 2017 Tentang Badan Siber dan Sandi Negara dan bertugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, mengkonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber.
Selain itu, unggahan hoaks tersebut pernah diklarifikasi oleh Antara pada 2020 lalu. Dalam laporan "Badan Siber Bantah Pantau Telepon dan Konten Sosmed Masyarakat" milik Aktual.com, BSSN menjelaskan lembaga itu tidak bertugas memantau aktivitas telepon seluler serta konten media sosial masyarakat.
Dengan demikian, narasi Jokowi akan bentuk badan Kriptozoologi untuk memantau seluruh aktivitas ponsel masyarakat merupakan keliru. Hingga saat ini, tidak ada lembaga siber bernama Badan Jaringan dan Kriptozoologi Nasional di Indonesia.
Klaim: Jokowi akan bentuk badan Kriptozoologi untuk memantau seluruh aktivitas ponsel masyarakat
Rating: Hoaks
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.