Persik Kediri vs Persija: Macan Kemayoran Berpeluang Amankan 3 Poin
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Komunitas Sahabat Difabel dalam acara bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/9/2023). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, SURAKARTA—Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi di media sosial X yang menyebut bacapres PDIP Ganjar Pranowo tidak peduli terhadap kelompok penyandang disabilitas.
Tuduhan tersebut langsung dipatahkan netizen dan pegiat medsos Prihati Utami. Tidak hanya menyodorkan narasi, Prihati juga mematahkan tudingan tersebut dengan menyodorkan sejumlah data dan fakta.
"Teddy Sama Sekali Tidak Tahu, Tidak Mengerti, Tidak Peduli dan Tidak Menjalankan Perintah UU Penyandang Disabilitas," cuit Prihati lewat akun @Prihati_utami Senin (2/20/2023).
Lebih lanjut, Prihati juga melampirkan sejumlah gambar tangkapan layar yang berisi pemberitaan terkait perhatian Ganjar terhadap kelompok disabilitas saat pria berambut putih itu memimpin Jateng.
"Jangan lupa dibaca yg di bawah ini, cari link nya, klo gak ketemu nanti tak kirimin link nya…atau kalau mau main ke Jateng, ada lho teman disabilitas yg bekerja di pemprov sudah sejak lama…," lanjutnya.
BACA JUGA: Survei Indikator Politik: Elektabilitas Ganjar Naik, Anies dan Prabowo Turun
Netizen lainnya menimpali cuitan Prihati. "Pak ganjar itu sangat memperhatikan penyandang disabilitas ingin membuka lapangan bagi mereka smoga pak ganjar jadi presiden RI," tulis akun @andi_eryanti.
"Teman2 Istimewa di jamin Sepenuhnya oleh Pak Ganjar di Bidang Tenaga Kerja," tulis akun @TrisiyoWong sambil menyematkan sejumlah penghargaan Ganjar terkait disabilitas.
Diketahui, Ganjar Pranowo selama 10 tahun menjabat Gubernur Jateng memberi ruang cukup luas kepada aspirasi kelompok difabel dalam penentuan kebijakan publik.
Sebagai contoh, pada masa pemerintahannya Ganjar selalu melibatkan mereka di setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) yang digelar rutin di setiap eks karesdinan yang ada di Jateng.
Bersama Forum Anak Jateng, kelompok difabel selalu diberi kesempatan pertama untuk menyampaikan aspirasi.
Komitmen Ganjar juga diwujudkan dengan memberi kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas dengan memberi kesempatan di dunia kerja inklusif. Hingga Oktober 2022, tercatat 2.057 difabel bekerja di 216 perusahaan Jateng.
Selain itu, dukungan Ganjar sebagai kepala daerah ditunjukkan dengan pemihakan pada sisi regulasi, hingga penganggaran APBD untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Provinsi Jawa Tengah.
Moda transportasi massal Bus Rapid Transport (BRT) Transjateng yang diinisiasi Ganjar juga dirancang sedemikian rupa sehingga ramah bagi penyandang disabilitas.
Sebelumnya, Waketum sekaligus juru bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi melalui akun X @TeddGus melontarkan tudingan tidak berdasar terhadap Ganjar Pranowo yang menyebut mantan Gubernur Jateng itu abai terhadap kaum difabel yang berada di Jawa Tengah.
"Ganjar Sama Sekali Tidak Tahu, Tidak Mengerti, Tidak Peduli dan Tidak Menjalankan Perintah UU Penyandang Disabilitas," cuitnya disertai beberapa paragraf tuduhan tidak berdasar.
Jadi klaim Waketum sekaligus juru bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi yang menuding Ganjar tidak peduli disabilitas adalah hoaks atau berita bohong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.