SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi tower, BTS./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah unggahan video YouTube berdurasi delapan menit menarasikan bahwa lima menteri bawahan Presiden Jokowi mengaku mendapatkan uang sebesar Rp250 juta per orang dalam kasus korupsi tower BTS 4G.
BACA JUGA: Antisipasi Hoaks Pemilu, Diskominfo DIY Bikin Literasi Digital di 24 Kalurahan
Namun, dalam video tersebut tidak disebutkan siapa saja Menteri yang terlibat dalam penerimaan uang kasus korupsi BTS 4G.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“GEMPAR SIANG INI || 5 MENTRI ISTANA NGAKU TERIMA 250 JUTA PER-KEPALA DARI KORUPSI BTS PLATE”
Namun, benarkah lima Menteri Jokowi mengaku menerima Rp250 juta dari kasus BTS?

Unggahan video hoaks yang menyatakan lima menteri Jokowi mengaku terima uang Rp250 juta dari kasus BTS 4G. Faktanya, isi video tidak sesuai dengan narasi dalam judul. (YouTube)
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, unggahan video tersebut tidak ada informasi yang menyebutkan lima menteri Jokowi mengaku menerima uang sebesar Rp250 juta. Melainkan, narator membacakan berita Tribun yang berjudul “Johnny G Plate Eks Menkominfo Disebut Pernah Menerima Rp 250 Juta untuk Sumbangan ke Universitas”.
Berita tersebut menjelaskan penasihat hukum Johnny G Plate, Ali Nurdin menyampaikan Johnny G Plate Eks Menteri Komunikasi dan Informatika mendapat uang sebesar Rp250 juta yang disumbangkan kepada sebuah univesitas. Namun, Ali enggan merinci sumber dana tersebut, termasuk ketika ditanya apakah uang itu berasal dari BAKTI Kominfo atau bukan.
Tak hanya sumbangan universitas, dana itu juga diperuntukkan untuk bantuan korban banjir di Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah asal Johnny. Ali pun menegaskan bahwa dana ratusan juta yang Johnny G Plate terima bukan masuk ke kantong pribadi.
Selain itu, terdapat juga potongan video wawancara BeritaSatu dengan Ali Mochtar Ngabalin yang berjudul “Menkominfo Harus Diisi oleh Profesional, Bukan Kader Parpol | Obrolan Malam Eps 125” dan Saor Siagian yang berjudul “Presiden Sudah Ingatkan Semua Pembantunya agar Tidak Korupsi | Obrolan Malam Eps 125”.
Dengan demikian, video yang menyatakan lima Menteri Jokowi mengaku terima Rp250 juta dari kasus BTS merupakan keliru.
Klaim: Lima menteri Jokowi mengaku terima Rp250 juta dari kasus BTS
Rating: Hoaks
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.