Jusuf Kalla Minta Kampus Tak Asal Cetak Banyak Sarjana
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu./REUTERS-Ronen Zvulun
Harianjogja.com, JAKARTA -- Nama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba-tiba menjadi ramai diperbincangkan publik karena sebuah video yang beredar.
Seperti dilansir dari Antara, sebuah video yang menampilkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu muncul di Facebook, pada Selasa (11/5/2021). Dalam video itu Netanyahu diklaim sebagai ancaman negara Yahudi itu kepada muslim di dunia.
Akun bernama "Bekam Totok Kiropraksi Paz" mengunggah video itu disertai narasi sebagai berikut: "Netanyahu berkata di depan kamera: Pertama kita membunuh Muslim dengan peluru, lalu dengan rudal, lalu dengan vaksin"
Unggahan itu mendapatkan sembilan komentar. Sedangkan video yang ditampilkan telah dilihat hingga lebih dari 100 kali pada Jumat (14/5/2021) malam.
Namun, apakah benar PM Israel mengancam akan membunuh muslim dengan vaksin?
Tangkapan layar unggahan hoaks yang mengklaim ancaman PM Israel Benjamin Netanyahu kepada muslim lewat vaksin. (Facebook)
Penjelasan:
Video tentang PM Israel yang diunggah pemilik akun Facebook itu bukanlah berisi ancaman terhadap muslim di dunia terkait konflik yang terjadi di kawasan Sheikh Jarrah saat ini.
Padahal video itu adalah penjelasan Netanyahu atas jarum suntik yang dipakainya saat menerima vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech pada akhir Desember 2020. Jarum itu lantas disimpan di ruang kerjanya sebagai suvenir.
"Itu adalah jarum suntik yang memberikan vaksin pertama kepada saya dari jutaan vaksin yang kami bawa ke Isral. Kami akan menjadi negara pertama di dunia yang lepas dari [krisis] virus corona. Dengan keyakinan, segalanya bisa terjadi," katanya seperti dikutip The Independent pada 19 Januari 2021.
Di ruang yang sama, Netanyahu juga menyimpan sebuah model rudal anti-balistik yang disebut Panah Israel.
"Setiap kali seseorang datang dari luar negeri, saya akan tunjukkan panah ini [rudal anti-balistik]. Dan sekarang, saya akan menunjukkan hal lain, panah yang lain [jarum suntik vaksin Covid-19]," demikian pernyataan PM Israel itu dalam rekaman video.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Telkom Akses meraih tiga penghargaan TOP GRC Awards 2026, termasuk Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026.