Kejagung Persilakan Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Ilustrasi PR/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Sebuah akun Instagram @wowfakta mengunggah foto dengan narasi yang menjelaskan bahwa Roberto Nevilis, seorang pria asal Italia, menciptakan sistem pekerjaan rumah (PR) untuk pertama kalinya di dunia pada tahun 1905 untuk murid-muridnya di Venice, Italia. Unggahan pada 1 November 2018 itu telah disukai sebanyak lebih dari 70,000 kali.
Dilansir dari turnbackhoax.id, klaim akun Instagram @wowfakta mengenai Roberto Nevilis, penemu sistem PR untuk pertama kali di dunia salah. Mengutip dari Through Education, Roberto Nevilis adalah tokoh fiktif atau tidak ada keberadaannya. Sistem PR yang ada hingga saat ini dipelopori oleh Johann Gottlieb Fichte, seorang filsuf Jerman yang dikenal sebagai bapak pendiri nasionalisme Jerman.
Pada tahun 1814, Prusia (nama kerajaan Jerman pada saat itu) mengalami masalah dalam membangkitkan nasionalisme di warganya yang membuat Johann Gottlieb Fichte datang dengan konsep Volksschule dan Realschule. Volksschule adalah sistem pendidikan wajib sembilan tahun yang mirip dengan sekolah dasar dan menengah pertama, sedangkan Realschule adalah sistem sekolah menengah yang diperuntukkan bagi para bangsawan.
Siswa yang bersekolah di Volkschule akan mendapatkan PR untuk menunjukkan kekuatan bangsa pada rakyat jelata dan membangkitkan rasa nasionalisme.
Sistem ini perlahan-lahan diadopsi di seluruh Eropa, kecuali Finlandia yang menolak untuk membebankan pekerjaan rumah pada siswa. Sistem PR juga diadaptasi ke dalam sistem pendidikan Amerika setelah Horace Mann, sekretaris Dewan Pendidikan Massachusetts, pergi ke Eropa dan mengunjungi sekolah-sekolah di Prusia pada tahun 1843.
Dengan demikian, unggahan akun Instagram FAKTA WOW & BERITA INDONESIA (@wowfakta) mengenai Roberto Nevilis, penemu sistem PR untuk pertama kali di dunia dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan karena sistem PR yang ada hingga saat ini dipelopori oleh Johann Gottlieb Fichte, seorang filsuf Jerman dan Roberto Nevilis merupakan tokoh fiktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : turnbackhoax.id
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Kemenkeu akan mengambil alih 60% saham KCIC atau Whoosh dan mengelolanya melalui SMV, ditargetkan rampung pertengahan September 2026.
Pemkab Temanggung memperkuat kapasitas relawan kebencanaan melalui pelatihan yang menitikberatkan mitigasi dan manajemen pascabencana.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila dan Pendidikan Wawasan Kebangsaan melalui koordinasi lintas instansi.
Cari ide lomba 17 Agustus 2026? Simak 30 permainan simpel, seru, dan hemat biaya untuk anak, remaja, hingga orang dewasa.
Kejagung menyebut Febrie Adriansyah masih menerima 50% gaji pokok setelah dinonaktifkan sementara sebagai jaksa dan menjadi tersangka.