BLT Kesra Rp900 Ribu Cair, Ini Cara Cek Lewat HP
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Garam/Urbancultivator
Harianjogja.com, JAKARTA - Garam memiliki beberapa efek samping yang kurang baik untuk kesehatan, terutama menyebabkan hipertensi.
Namun, muncul pesan berantai melalui Whatsapp group yang menyebut konsumsi garam bisa aman bagi kesehatan dengan cara khusus.
Bahkan, cara ini disebut dilakukan sesuai sunah Nabi Muhammad SAW.
Dituliskan dalam pesan itu, jika mengonsumsi garam yang sehat adalah tidak memasaknya.
Kebanyakan orang Indonesia terbiasa menasukkan garam saat memasak hingga masakan matang. Namun menurut imbauan pesan itu, memasukkan garam pada masakan mendidih bisa menjadi racun, karena menyebabkan garam menjadi ber acid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit.
Selain itu, kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Padahal yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.
Karena itu, disarankan memasak makanan yang hendak dimasak hingga matang tanpa menggunakan garam.
Kemudian, ketika kita hendak mengonsumsinya, taburkan garam ke atas makanan Anda kemudian santaplah.
Atau, bisa juga mengonsumsi sejumput garam sebelum menyantap makanan Anda.
Pesan itu juga menyebutkan sejumlah kelebihan atau manfaat mengkonsumsi garam yang bisa mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain darah tinggi, diabetes, tulang keropos, gondokan, pusing sakit kepala serta tidak akan *mengalami keadaan mati mendadak.
Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah. Tulis pesan itu lagi.
Disebutkan juga konsumsi garam bisa mengobati asam lambung dengan mudah, murah dan cepat.
Caranya ambil sedikit garam atau seujung sendok teh, tekan dengan jari telunjuk, jilat lalu telan. Kemudian minum sedikit.Lakukan setiap sebelum makan dan setelah makan
Sayangnya, imbauan itu dibantah oleh Dekan FKUI dr Ari Fahrial Syam. Dia mengatakan pasien sakit maag jika makan makan garam maagnya akan kambuh.
"Sudah banyak pasien korban yang tidak jelas dengan info ini," ujarnya.
Dia menjelaskan mengonsumsi garam atau makanan asin akan memperburuk sakit asam lambung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.